Sebutan untuk "The Smiling Monkey" atau monyet yang sedang tersenyum, mulai muncul ke permukaan setelah hasil fotografi seorang fotografer ternama, David Slayer, di unggah ke internet. Dan taukah Anda, bahwa seekor monyet yang oleh David Slayer dijadikan objek pemotretan adalah jenis monyet hitam yang kebanyakan tersebar di kawasan hutan Sulawesi? Nah itu artinya, aktor utama dalam "The Smiling Monkey" adalah fauna khas Indonesia :) dan tentunya kita patut bangga jika Indonesia yang memang di mata dunia terkenal akan keanekaragaman flora dan faunanya memiliki banyak icon yang membuat penghuni jagat raya merasa takjub (lebay mode ON) :D salah satunya adalah monyet hitam khas Sulawesi yang memang terkenal cerdas ini.
Awal mula kenapa David Slayer ingin menjadikan monyet hitam sebagai objek fotografinya adalah karena rasa penasaran dia pada fauna yang satu ini yang memang oleh kalayak ramai khususnya warga sekitar tempat fauna ini tinggal, dikenal sebagai jenis monyet yang cerdas dan tangkas. Karena rasa penasaran tersebut, David Slayer ingin mencoba membuktikan sendiri apakah anggapan masyarakat selama ini terhadap monyet hitam adalah benar atau hanya sekedar gurauan belaka. David Slayer pun memulai ujicobanya di kawasan Taman Nasional di wilayah Sulawesi Utara. Test yang dilakukan adalah dengan cara meletakkan peralatan fotografinya dekat dengan seekor monyet betina yang ada disitu. Dan ternyata, secara menakjubkan, ,monyet betina mulai mendekati peralatan fotografi David Slayer, mengambil kamera dan membuat beberapa foto diri dan salah satunya adalah foto dimana monyet tersebut sedang tersenyum. Sontak foto monyet tersenyumpun mendunia. Beberapa situs media memuat foto ini pada Selasa, 5 Juli 2011. Di antaranya, The Sun, Daily Mail, Metro, The Telegraph dan The West Australian.
Menurut Slater, 46 tahun, monyet itu tersenyum karena untuk pertama kalinya melihat refleksi diri. Si monyet lalu membuat ratusan foto. Sebagian besar tak fokus. "Mungkin pertama kali mereka masih bingung, tapi bila aku biarkan lebih lama, barangkali dia bisa bikin satu album foto keluarga," katanya.
Slater datang ke Sulawesi Utara untuk memotret monyet hitam. Monyet hitam ini adalah hewan langka yang dilindungi. Monyet hitam terkenal sangat pintar. "Seperti simpanse, tapi mereka lebih ingin tahu," katanya.
Selain pintar, menurut Slater, monyet hitam sangat ramah. Selama tiga hari di taman nasional, Slater selalu dikelilingi monyet-monyet ini. Mereka tak agresif dan tak merasa terancam dengan kehadiran manusia di dekatnya.
Monyet hitam Sulawesi adalah satwa langka dari Pulau Sulawesi bagian utara dan beberapa pulau di sekitarnya. Ciri khasnya adalah rambut berwarna hitam di sekujur tubuh, kecuali punggung, dan selangkangan yang agak terang. Kepala hitam berjambul, muka tidak berambut, moncong lebih menonjol. Panjang tubuh hingga 44,5-60 centimeter, ekor 20 centimeter, dan berat 15 kilogram.
Satwa ini dilindungi berdasarkan UU RI No.5 Tahun 1990 dan Peraturan Pemerintah RI No.7 Tahun 1999. Hewan ini bisa ditemukan di Cagar Alam Gunung Tangkoko Batuangus, Cagar Alam Gunung Duasudara, Cagar Alam Gunung Ambang, Gunung Lokon dan Tangale.
Slater datang ke Sulawesi Utara untuk memotret monyet hitam. Monyet hitam ini adalah hewan langka yang dilindungi. Monyet hitam terkenal sangat pintar. "Seperti simpanse, tapi mereka lebih ingin tahu," katanya.
Selain pintar, menurut Slater, monyet hitam sangat ramah. Selama tiga hari di taman nasional, Slater selalu dikelilingi monyet-monyet ini. Mereka tak agresif dan tak merasa terancam dengan kehadiran manusia di dekatnya.
Monyet hitam Sulawesi adalah satwa langka dari Pulau Sulawesi bagian utara dan beberapa pulau di sekitarnya. Ciri khasnya adalah rambut berwarna hitam di sekujur tubuh, kecuali punggung, dan selangkangan yang agak terang. Kepala hitam berjambul, muka tidak berambut, moncong lebih menonjol. Panjang tubuh hingga 44,5-60 centimeter, ekor 20 centimeter, dan berat 15 kilogram.
Satwa ini dilindungi berdasarkan UU RI No.5 Tahun 1990 dan Peraturan Pemerintah RI No.7 Tahun 1999. Hewan ini bisa ditemukan di Cagar Alam Gunung Tangkoko Batuangus, Cagar Alam Gunung Duasudara, Cagar Alam Gunung Ambang, Gunung Lokon dan Tangale.
Gimana, menarik bukan? berikut ini foto lain dari monyet hitam yang manjadi icon "The Smiling Monkey"
Sumber :
0 komentar:
Post a Comment